1. Meredakan nyeri
Musik memiliki sifat sebagai pengatur nyeri yang hebat. Musik bekerja
pada sistem saraf otomatis dan dapat meringankan rasa sakit kronis serta
rasa sakit pasca operasi. Bahkan, terapi musik kini digunakan di rumah
sakit sebagai pengganti obat penghilang rasa sakit saat melahirkan,
anestesi dan pasca-operasi.
Selain
itu, musik bertindak sebagai pengalih perhatian pasien dan memberikan
pasien kontrol. Musik juga memaksa tubuh untuk melepaskan endorfin untuk
menetralkan rasa sakit. Sementara musik lambat/slow bermanfaat untuk
melemaskan detak jantung dan pernapasan pasien.
2. Menyehatkan pembuluh darah
Tempo,
intensitas dan kecepatan musik terbukti mampu mempengaruhi kinerja
jantung. Musik dengan tempo tinggi dapat meningkatkan denyut jantung dan
pernapasan, sedangkan musik slow menurunkan denyut jantung dan
pernapasan. Pasien jantung dapat memilih musik mana yang sesuai untuk
meningkatkan kesehatan jantung mereka.
3. Meningkatkan kemampuan visual, verbal dan kecerdasan
Pendidikan
musik yang diberikan kepada anak-anak pada usia dini dipercaya dapat
meningkatkan kecerdasan otak, keterampilan visual dan verbal anak.
Memainkan alat musik juga merupakan cara terbaik untuk meningkatkan
kecerdasan IQ seseorang.
4. Menyehatkan otak dan mencegah kepikunan
Mendengarkan
musik pada usia senja dapat membantu dalam mempretahankan kesehatan
otak serta mencegah penuaan otak atau kepikunan.
5. Meningkatkan suasana hati
Mendengarkan
musik mampu membuat otak Anda melepaskan dopamine, suatu bahan kimia
yang berguna untuk membangkitkan mood Anda secara instan.
6. Mengontrol tekanan darah
Mendengarkan musik slow secara teratur dapat membantu Anda mengontrol
tekanan darah. Sebuah studi mengungkapkan bahwa mendengarkan musik
klasik setiap hari terbukti dapat menurunkan tekanan darah tinggi secara
signifikan.
7. Meningkatkan kualitas tidur
Musik
menenangkan pikiran dan jiwa sehingga membantu Anda tidur nyenyak. Di
samping itu, musik juga dapat meningkatkan kualitas tidur serta
menyembuhkan insomnia.
8. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Mendengarkan
jenis musik tertentu menyebabkan tubuh mengeluarkan hormon yang
berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Bahkan, mendengarkan musik
tempo tinggi selama 50 menit dapat meningkatkan kadar antibodi dalam
tubuh serta menurunkan kadar hormon kortisol penyebab stres.
9. Meningkatkan perkembangan fisik dan mental janin
Janin
yang selalu diperdengarkan musik sejak dalam kandungan memiliki
perkembangan fisik dan mental yang lebih positif setelah lahir. Selain
itu, mereka akan memiliki kecerdasan motorik, intelektual dan linguistik
yang lebih baik.
10. Meningkatkan olahraga
Mendengarkan
musik sambil berolahraga mampu meningkatkan daya tahan, mood dan
mengalihkan perhatian Anda dari segala bentuk ketidaknyamanan serta
kelelahan.
11. Mengembalikan ingatan yang hilang
Musik
dapat membantu orang mengingat lagu dan mengembalikan ingatan yang
berkaitan dengan lagu tersebut. Hal ini karena bagian otak yang
berfungsi memproses musik bersebelahan dengan memori di otak.
12. Mempercepat proses pemulihan pasca olahraga
Mendengarkan
musik slow dapat membuat pikiran rileks dan meringankan otot-otot Anda
dari rasa sakit sehingga proses pemulihan pasca olahraga berlangsung
cepat.
13. Mengendalikan nafsu makan
Mengkonsumsi
makanan sambil mendengarkan musik dapat membantu memperlambat gerakan
makan. Jika tips ini Anda lakukan secara rutin, niscaya Anda akan
mengalami penurunan berat badan.
14. Membuat pasien rileks sebelum operasi
Seringkali
pasien merasa takut dan stress ketika akan sedang menunggu untuk
dioperasi. Dengan mendengarkan musik, pasien dapat bersantai dan
memenangkan pikiran.
15. Mengendalikan mood saat mengemudi
Mendengarkan
musik sambil mengemudi merupakan hal lazim dan sering dilakukan
kebanyakan orang. Hal ini terjadi bukan tanpa alasan. Musik ternyata
dapat membuat pengemudi merasa gembira dan terhindar dari stres.
sumber : http://www.magwuzz.com/2015/01/manfaat-mendengarkan-musik-untuk-kesehatan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar